Pengertian Metode Eksperimen

Metode eksperimen merupakan metode mengajar dalam penyajian atau pembahasan materinya melalui percobaan atau mencobakan sesuatu serta mengamati secara proses. Eksperimen sulit dipisahkan dengan demonstrasi karena keduanya kemungkinan dapat digunakan secara bersamaan. 
Dengan eksperimen dimaksudkan bahwa guru dan siswa mencoba mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dan hasil pekerjaanya. Setelah eksperimen selesai siswa ditugaskan untuk membanding-bandingkan dengan hasil eksperimen yang lain dan mendiskusikannya bila ada perbedaan dan kekeliruan (Winarno : 1980 : 90). 
Karakteristik Metode Eksperimen 
1) Ada alat bantu yang digunakan. 
2) Siswa aktif mencoba. 
3) Guru membimbing. 
4) Tempat dikondisiskan. 
5) Ada pedoman untuk siswa. 
6) Ada topik yang dieksperimenkan. 
7) Ada temuan temuan. 
Keunggulan Metode Eksperimen. 
1) Dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa. 
2) Dapat membangkitkan rasa ingin menguji sesuatu. 
3) Menimbulkan rasa kurang puas, ingin lebih baik. 
4) Isi pembelajaran dapat bersifat aktual. 
5) Siswa mampu membuktikan sesuatu. 
6) Dapat mengembangkan sikap kritis dan ilmiah. 
7) Belajar membuktikan sesuatu. 
1) Memerlukan alat pembelajaran dan biaya. 
2) Memerlukan waktu yang relatif banyak. 
3) Bila siswa kurang motivasi, maka eksperimen tidak akan berhasil. 
4) Sedikit sekolah yang memiliki sarana eksperimen. 
5) Siswa belum terbiasa dengan eksperimen. 
Prosedur pelaksanaan eksperimen dapat dilakukan sebagi berikut: 
a. Persiapan alat bantu (alat eksperimen). 
b. Petunjuk dan informasi tentang tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam eksperimen. 
c. Pelaksanaan eksperimen dengan menggunakan lembar kerja/pedoman eksperimen yang disusun secara sitematis, sehingga siswa dalam pelaksanaanya tidak banyak mendapat kesulitan dan dan membuat laporan. 
d. Penguatan perolehan temuan-temuan eksperimen dilakukan dengan diskusi, tanya jawab dan atau tugas 
e. Kesimpulan. 
Kemampuan guru yang harus diperhatikan agar eksperimen berhasil dengan baik diantaranya adalah: 
1. Mampu membimbing siswa dari merumuskan hipotesis sampai pada pembuktian dan kesimpulan serta membuat laporan eksperimenkan. 
2. Menguasai konsep yang dieksperimenkan. 
3. Mampu mengelola kelas. 
4. Mamupu memberikan penilaian secara proses. 
Kondisi dan kemampuan siswa yang harus diperhatikan untuk menunjang eksperimen adalah: 
a. Memiliki motivasi, perhatian dan minat belajar melalui eksperimen 
b. Memiliki kemampuan melaksanakan eksperimen 
Memiliki sikap yang tekun, teliti dan kerja keras

Incoming search terms:

Obat Bius Cair Liquid Sex